INDONESIANA PEDIA

FAKTA ILMIAH, JAGA MORAL DAN PERADABAN

20 Penyakit Menular Paling Berbahaya di Indonesia

20 Penyakit Menular Paling Berbahaya di Indonesia

No Penyakit Penyebab Cara penularan Gejala utama Komplikasi berbahaya Pencegahan
1 Tuberkulosis Mycobacterium tuberculosis Udara, terutama kontak erat dan lama Batuk ≥2 minggu, demam, keringat malam, berat badan turun TB berat, meningitis TB, kerusakan paru, kematian Vaksin BCG, ventilasi baik, etika batuk, skrining kontak, pengobatan sampai tuntas
2 Demam Berdarah Dengue Virus dengue Gigitan nyamuk Aedes Demam tinggi, nyeri kepala, nyeri otot, mual, ruam Perdarahan, syok, kegagalan organ 3M Plus, pemberantasan jentik, perlindungan dari gigitan nyamuk
3 COVID-19 SARS-CoV-2 Droplet dan aerosol Demam, batuk, sakit tenggorokan, lemas, sesak Pneumonia, gagal napas, kematian Vaksinasi sesuai rekomendasi, ventilasi, tinggal di rumah saat sakit, masker pada situasi berisiko
4 Influenza berat Virus influenza Droplet dan aerosol Demam, batuk, nyeri otot, lemas Pneumonia, gagal napas, infeksi sekunder Vaksin influenza, cuci tangan, ventilasi, hindari kontak saat sakit
5 Malaria Plasmodium Gigitan nyamuk Anopheles Demam berkala, menggigil, sakit kepala, lemas Anemia berat, gangguan otak, gagal organ, kematian Kelambu, pengendalian nyamuk, pencegahan gigitan, diagnosis dan terapi cepat
6 HIV/AIDS Human immunodeficiency virus Darah, hubungan seksual, dari ibu ke bayi Awalnya dapat tanpa gejala, kemudian infeksi berulang dan penurunan imunitas Infeksi oportunistik, kanker tertentu, kematian Seks aman, pemeriksaan HIV, tidak berbagi jarum, pencegahan transmisi ibu ke bayi
7 Hepatitis B Virus hepatitis B Darah, seksual, ibu ke bayi Sering tanpa gejala, lemas, mual, kuning Sirosis, gagal hati, kanker hati Vaksin hepatitis B, terutama dosis lahir, seks aman, alat medis steril
8 Hepatitis C Virus hepatitis C Terutama darah Sering tanpa gejala, lemas, gangguan hati Sirosis dan kanker hati Hindari paparan darah, alat steril, skrining kelompok berisiko
9 Rabies Rabies virus Gigitan atau air liur hewan terinfeksi Demam, kesemutan di lokasi luka, sulit menelan, takut air Ensefalitis dan kematian hampir selalu setelah gejala muncul Vaksinasi hewan, hindari hewan berisiko, segera cuci luka dan mendapatkan PEP setelah pajanan
10 Tetanus Clostridium tetani Spora masuk melalui luka Kaku rahang, sulit menelan, kejang otot Gagal napas, gangguan otonom, kematian Imunisasi tetanus, perawatan luka yang benar
11 Campak Virus measles Udara dan aerosol Demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, ruam Pneumonia, ensefalitis, kematian Imunisasi MR/MMR, isolasi kasus
12 Pertusis Bordetella pertussis Droplet Batuk paroksismal, muntah setelah batuk, sulit bernapas Pneumonia, apnea, ensefalopati Imunisasi DTP/DTaP/Tdap
13 Polio Poliovirus Fekal-oral Demam, nyeri otot, kadang tanpa gejala Kelumpuhan permanen, gangguan napas Imunisasi polio, sanitasi dan kebersihan
14 Kolera Vibrio cholerae Air atau makanan terkontaminasi Diare cair sangat banyak, muntah Dehidrasi berat, syok, kematian Air bersih, sanitasi, higiene makanan
15 Tifoid Salmonella Typhi Makanan dan air terkontaminasi Demam menetap, sakit kepala, nyeri perut, gangguan BAB Perdarahan atau perforasi usus, sepsis Air dan makanan aman, higiene tangan, vaksin tifoid pada kelompok yang sesuai
16 Leptospirosis Leptospira Air atau tanah tercemar urine hewan Demam, nyeri otot terutama betis, sakit kepala, mata merah Gagal ginjal, perdarahan, gangguan hati, meningitis Hindari air tercemar, gunakan pelindung saat banjir, pengendalian tikus
17 Japanese encephalitis Japanese encephalitis virus Nyamuk Culex Demam, sakit kepala, muntah, perubahan kesadaran Ensefalitis, kejang, kecacatan neurologis, kematian Vaksin pada wilayah/kelompok yang direkomendasikan, pengendalian nyamuk
18 Meningitis meningokokus Neisseria meningitidis Droplet dan sekret pernapasan Demam mendadak, sakit kepala, kaku kuduk, muntah Sepsis, syok, kerusakan otak, kematian Vaksin meningokokus untuk kelompok berisiko, diagnosis dan terapi cepat
19 Difteri Corynebacterium diphtheriae Droplet dan kontak Demam, nyeri tenggorokan, selaput putih keabu-abuan Sumbatan napas, miokarditis, kerusakan saraf Imunisasi DTP/DTaP/Tdap, pengobatan cepat dan pelacakan kontak
20 COVID, influenza dan infeksi pernapasan berat lainnya Berbagai virus Droplet dan aerosol Demam, batuk, sesak, lemas Pneumonia dan gagal napas Vaksinasi yang tersedia, ventilasi, higiene tangan dan pengendalian penularan

PENYAKIT YANG PALING PERLU DIWASPADAI

  • Tuberkulosis menjadi salah satu masalah infeksi paling penting karena dapat menular melalui udara, berlangsung lama, dan menimbulkan kematian bila tidak didiagnosis serta diobati dengan benar.
  • Dengue memiliki karakter berbeda. Penyakit ini tidak menular langsung dari manusia ke manusia dalam kondisi biasa. Penularannya terutama melalui nyamuk Aedes. Risiko meningkat ketika populasi nyamuk dan tempat perkembangbiakannya meningkat.
  • Rabies memiliki tingkat keganasan yang sangat tinggi setelah muncul gejala neurologis. Karena itu, tindakan setelah gigitan hewan berisiko sangat menentukan. Luka perlu segera dicuci dengan sabun dan air mengalir, kemudian pasien harus mendapatkan penilaian medis untuk menentukan kebutuhan vaksin dan imunoglobulin rabies.
  • Hepatitis B dan hepatitis C sering menjadi ancaman tersembunyi karena seseorang dapat tidak mengalami gejala selama bertahun-tahun. Infeksi kronis dapat berakhir menjadi sirosis dan kanker hati.
  • Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi seperti campak, difteri, pertusis, polio dan hepatitis B tetap penting diperhatikan. Cakupan imunisasi yang tidak merata dapat menciptakan kelompok anak yang rentan terhadap wabah.

PENCEGAHAN PALING EFEKTIF

Strategi Penyakit yang terutama dicegah
Imunisasi lengkap TB berat, hepatitis B, polio, campak, difteri, pertusis, tetanus
Pemberantasan sarang nyamuk Dengue
Kelambu dan perlindungan dari nyamuk Malaria, Japanese encephalitis
Ventilasi dan etika batuk TB, influenza, COVID-19, pertusis
Air bersih dan sanitasi Kolera, tifoid, polio, hepatitis A
Keamanan makanan Tifoid, kolera, hepatitis A
Pengendalian tikus Leptospirosis
Vaksinasi hewan Rabies
Penanganan luka yang tepat Tetanus dan rabies
Pemeriksaan dan terapi dini TB, HIV, hepatitis, malaria, dengue
Perlindungan seksual HIV, hepatitis B, beberapa infeksi menular seksual
Tidak berbagi jarum HIV dan hepatitis B/C

GEJALA YANG MEMERLUKAN PEMERIKSAAN SEGERA

  • Demam tinggi disertai penurunan kesadaran.
  • Sesak napas atau napas sangat cepat.
  • Kejang.
  • Kaku kuduk.
  • Perdarahan atau muntah darah.
  • Dehidrasi berat.
  • Demam setelah perjalanan atau tinggal di daerah malaria.
  • Demam setelah gigitan hewan yang dicurigai rabies.
  • Batuk berkepanjangan disertai berat badan turun.
  • Demam tinggi dengan nyeri hebat, lemas berat, atau tanda syok.
  • Untuk anak, tanda bahaya seperti sulit bernapas, tidak mau minum, sangat mengantuk, kejang, kebiruan, atau tidak responsif memerlukan pertolongan medis segera.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *